Korelasi Kecerdasan Emosi, Kecerdasan Spiritual dan Stres Kerja dengan Kinerja
Studi Pada Tim Comercial PT. Ruang Raya Ruang Guru
DOI:
https://doi.org/10.56750/ewj0c759Keywords:
Kecerdasan Emosional, Kinerja Karyawan, Kecerdasan Spiritual, Stres KerjaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada tim Komersial PT Ruang Raya Indonesia (Ruangguru) Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode sampel jenuh dengan total sampel sebanyak 55 responden. Metode pengujian yang digunakan adalah regresi linier berganda yang diuji menggunakan program aplikasi statistik. Hasil penelitian yang diperoleh dalam pengujian ini menunjukkan bahwa secara simultan, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, pengujian membuktikan bahwa hanya variabel kecerdasan emosional yang memiliki pengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Di sisi lain, kecerdasan spiritual dan stres kerja ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja.
References
Akbar, M. (2021). Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Spiritual terhadap Kinerja Pegawai. Jurnal Manajemen dan Perilaku Organisasi, 5(2), 112-125.
Candra, A. (2020). Analisis Hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Swasta. Jurnal Psikologi Industri, 8(1), 45-58.
Darmawan Fahmy, R. (2019). Peran Kecerdasan Spiritual dalam Meningkatkan Kinerja dan Komitmen Organisasi. Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia, 3(3), 201-214.
David, K., & Newstrom, J. W. (2007). Perilaku dalam Organisasi (Edisi Ke-7). Jakarta: Erlangga.
Fauzi, M. (2019). Pengaruh Faktor Psikologis dan Kecerdasan Kerja terhadap Performa Karyawan di Industri Kreatif. Jurnal Manajemen Bisnis Modern, 12(2), 89-102.
Fry, L. W., & Kriger, M. (2009). Towards a Theory of Spiritual Leadership and Organizational Transformation. The Leadership Quarterly, 20(1), 35-58.
Goleman, D. (2015). Emotional Intelligence: Kecerdasan Emosional, Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kurniawan, H. (2021). Dampak Stres Kerja terhadap Burnout dan Penurunan Performa Karyawan Bidang Teknologi. Jurnal Manajemen Risiko, 6(4), 310-323.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.
Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mutaqien, Z. (2019). Analisis Pengaruh Tekanan Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Tenaga Medis. Jurnal Administrasi Kesehatan, 4(1), 77-88.
Nainggolan, S. (2021). Efek Mediasi Kepuasan Kerja pada Pengaruh Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan Software House. Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen, 9(2), 143-156.
Robbins, S. P. (2007). Perilaku Organisasi (Edisi Ke-10). Jakarta: PT Indeks.
Sari, D. P. (2021). Hubungan Stres Kerja dengan Capaian Target Kerja Tahunan pada Karyawan Sektor Komersial. Jurnal Psikologi dan Manajemen Sumber Daya Manusia, 7(3), 215-228.
Suryo Putro, T., & Arfiany, N. (2020). Faktor Psikologis dan Karakteristik Lingkungan Kerja dalam Menentukan Kinerja Karyawan Era Digital. Jurnal Riset Manajemen Swasta, 11(2), 155-168.
Zohar, D., & Marshall, I. (2007). SQ: Spiritual Intelligence, The Ultimate Intelligence. Bandung: Mizan Media Utama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CESJ : Center of Economic Students Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




