Pengaruh Konflik Peran Dan Komitmen Profesional Terhadap Independensi Auditor Internal Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel Moderasi Pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.56750/hg52jq98Keywords:
Konflik Peran, Komitmen Profesional, Independensi Auditor Internal, Locus Of ControlAbstract
Reyka Nurfathona. 0012.04.37.2024. Pengaruh Konflik Peran Dan Komitmen Profesional Terhadap Independensi Auditor Internal Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel Moderasi Pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan (dibimbing oleh Juliyanty Sidik Tjan dan Asriady Bakri).
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Konflik Peran Dan Komitmen Profesional Terhadap Independensi Auditor Internal Dengan Locus Of Control Sebagai Variabel Moderasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Karyawan Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2026 yaitu karyawan bersedia menjadi responden.
Penelitian ini menggunakan data primer dengan cara melakukan penelitian langsung dilapangan dengan memberikan kuesioner/lembar pernyataan kepada responden dan penarikan sampel menggunakan metode sensus, disebabkan jumlah sampel yang kecil dimana sampel adalah keseluruhan dari jumlah populasi disebabkan populasi hanya berjumlah 92 Auditor. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan PLS (Partial Least Square).
Penelitian ini mengungkapkan bahwa konflik peran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap independensi auditor internal pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan, yang berarti semakin rendah konflik peran maka semakin tinggi independensi auditor. Sebaliknya, komitmen profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap independensi auditor internal, sehingga semakin tinggi komitmen profesional maka semakin kuat independensi auditor dalam menjalankan fungsi pengawasan. Selain itu, locus of control terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara konflik peran dan komitmen profesional terhadap independensi auditor internal. Auditor yang memiliki locus of control internal mampu mengelola tekanan dan konflik sebagai tantangan profesional, sehingga tetap menjaga objektivitas, integritas, dan kualitas kinerja pengawasan.
References
Aditya, M. R., & Taufan, J. (2025). Pengaruh Profesionalisme, Etika Profesi, dan Locus of Control terhadap Kinerja Auditor (Studi pada Auditor KAP di Jakarta Selatan). Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 4(11), 10553-10564.
Ahunaya, D., & Syaifullah, M. (2025). Menjaga Komitmen Profesionalisme Guru. Jurnal Transformasi Pendidikan Profesi Guru.
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Ajzen, I. (2005). Attitudes, personality, and behavior (2nd ed.). Berkshire: Open University Press.
Alkautsar, M. (2014). Pengaruh locus of control terhadap perilaku etis auditor. Jakarta: Salemba Empat.
Amrullah, A., Mursalim, M., & Junaid, A. (2020). Pengaruh Ambiguitas Peran, Konflik Peran dan Moral Reasonig Terhadap Kualitas Pemeriksaan Pajak. Journal of Accounting and Finance (JAF), 1(1), 70-85.
Aranya, N., & Ferris, K. R. (1984). A reexamination of accountants’ organizational-professional conflict. The Accounting Review, 59(1), 1–15.
Aulia, N. P., & Selong, A. J. A. (2024). Determinan Perilaku Auditor dengan Locus of Control Sebagai Variabel Moderasi Pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. SEIKO: Journal of Management & Business, 7(1.1). https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/seiko/article/view/7944/5208
Bagustianto, R., & Nurkholis. (2015). Faktor-faktor yang memengaruhi niat melakukan whistleblowing. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 6(1), 1–15.
BMC Medical Education. (2025). Factors Related to Professional Commitment of Nursing Students: A Systematic Review.
Bouville, M. (2016). Whistleblowing and morality. Journal of Business Ethics, 138(2), 283–299.
Bowie, N. E. (1982). Business ethics. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Dasgupta, S., & Kesharwani, A. (2010). Whistleblowing: A survey of literature. The IUP Journal of Corporate Governance, 9(4), 57–70.
Djuanda, I. (2025). Peningkatan Komitmen Profesional Guru melalui Efikasi Diri dan Kepercayaan. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam.
Dyck, A., Morse, A., & Zingales, L. (2010). Who blows the whistle on corporate fraud? The Journal of Finance, 65(6), 2213–2253.
Elias, R. Z. (2008). Auditing students’ professional commitment and anticipatory socialization. Accounting Education, 17(1), 83–97.
Fishbein, M., & Ajzen, I. (1975). Belief, attitude, intention, and behavior: An introduction to theory and research. Reading, MA: Addison-Wesley.
Ghozali, Imam dan Hengky Latan (2015). Partial Least Squares Konsep Teknik dan Aplikasi dengan Program Smart PLS 3.0. Semarang: Universitas
Hall, R. H. (1968). Professionalization and bureaucratization. American Sociological Review, 33(1), 92–104.
Hasan, M. I. (2001). Pokok-Pokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskriptif). Jakarta: Bumi Aksara.
Hutami, G., & Chariri, A. (2021). Pengaruh Konflik Peran dan Ambiguitas Peran Terhadap Komitmen Independensi Auditor Internal Pemerintah Daerah (Studi Empiris pada Inspektorat Kota Semarang) (Doctoral dissertation, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
Iswarasari, D., & Kusumawati, E. (2025). Pengaruh Konflik Peran, Ambiguitas Peran, Motivasi, Komitmen Organisasi, Dan Independensi Terhadap Kinerja Auditor (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Surakarta dan Yogyakarta). E-Jurnal Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1-10.
Jogiyanto. (2007). Sistem informasi keperilakuan. Yogyakarta: Andi.
Karmita, E. (2018). Pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat whistleblowing. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6(2), 89–101.
Kumar, N. (2017). Whistleblowing: A tool for transparency. International Journal of Advanced Research, 5(6), 123–130.
Larkin, J. M. (1990). Professional commitment: Implications for accounting professionals. Accounting Horizons, 4(3), 1–9.
Mangarin, R. A., & Macalde, A. A. (2024). The Influence of Professional Commitment to Work Climate of Public-School Teachers. International Journal of Research and Innovation in Social Science.
Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1997). Commitment in the Workplace: Theory, Research, and Application. Thousand Oaks: Sage Publications.
Miceli, M. P., & Near, J. P. (1992). Blowing the whistle: The organizational and legal implications for companies and employees. New York: Lexington Books.
Mustafa, Z. E. (2016). Statistika untuk Penelitian. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Mustika, I., Khadijah, (2025). Independensi Auditor, Tekanan Anggaran Waktu Dan Kualitas Audit: Peran Moderasi Komitmen Organisasi Pada Kap Di Kepulauan Riau. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 9(4), 3177-3188.
Mutlu, H. U., & Balıkoğlu, A. (2025). Professional Commitment and Intention to Leave the Profession. Journal of Tourism Leisure and Hospitality.
Prandyani, D. A. P., Adi, I. K. Y., & Junipisa, N. M. E. (2025). Pengaruh Locus Of Control, Skeptisme Profesional, Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Di Provinsi Bali. Journal Research of Accounting, 6(2), 236-249.
Putri, A. S. K., et al. (2025). Komitmen Profesional dan Pengambilan Keputusan Etis Auditor. AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan.
Ratnawati, R. I. S., Rahim, S., & Ikhtiari, K. (2025). Pengaruh Struktur Audit, Konflik Peran, dan Ketidakjelasan Peran Auditor Terhadap Kinerja Auditor di Wilayah Kota Makassar:(Studi Kasus Kantor Akuntan Publik di Kota Makassar). Center of Economic Students Journal, 8(3), 966-975. https://doi.org/10.56750/c4h6f932
Reffiany. (2009). Pengaruh locus of control terhadap kinerja auditor. Skripsi. Universitas Diponegoro.
Rialdy, N., Sari, M., & Pohan, M. (2025). Kinerja Auditor dalam Perspektif Komitmen Organisasi dan Stres Kerja: Dimoderasi Locus of Control. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 26(1), 75-92.
Rismayanti, F. D., & Nugroho, Y. A. B. (2025). Peran Komitmen Profesional sebagai Mediator antara Work-Life Balance dan Kepuasan Kerja. Journal of Applied Management Research.
Robbins, S. P. (2002). Organizational behavior (10th ed.). New Jersey: Prentice Hall.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2008). Perilaku organisasi (Edisi 12). Jakarta: Salemba Empat.
Rotter, J. B. (1966). Generalized expectancies for internal versus external control of reinforcement. Psychological Monographs, 80(1), 1–28.
Rotter, J. B. (1990). Internal versus external control of reinforcement. American Psychologist, 45(4), 489–493.
Sabila, M. E., Tjan, J. S., & Bakri, A. A. (2025). Pengaruh Konflik Peran dan Ambiguitas Peran terhadap Independensi Auditor Internal dengan Kecerdasan Emosional Sebagai Variabel Moderasi. Economics and Digital Business Review, 6(1), 786-799. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4836164
Safitri, D. (2013). Pengaruh konflik peran dan ambiguitas peran terhadap stres kerja auditor. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 4(3), 401–416.
Saputra, V., et al. (2025). Pengaruh Komitmen Profesional terhadap Perilaku Etis dan Whistleblowing. Al-Mal: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam.
Saraswati, R., Nugroho, P. I., & Lestari, S. (2021). Konflik peran dan dampaknya terhadap kinerja individu. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(2), 210–223.
Sarita. (2009). Pengaruh locus of control terhadap kinerja auditor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 11(2), 89–102.
Su’un, M., Hajering, H., Muslim, M., & Rifky, M. (2020). Professional commitment and locus of control toward intensity in whistleblowing through ethical sensitivity. Jurnal Akuntansi, 24(1), 100-118. https://doi.org/10.24912/ja.v24i1.659
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni, V. W. (2016). Metodologi Penelitian: Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Sulistomo, A., & Prastiwi, A. (2012). Peran sikap dalam memengaruhi perilaku whistleblowing. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 8(2), 95–108.
Sweeney, P. (2010). Do whistleblowers perform poorly?. Management Accounting Quarterly, 11(4), 1–12.
Syaifa, A. (2015). Perlindungan hukum bagi whistleblower. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Tjan, J. S. (2021). Pengaruh Locus of Control, Gender dan Tekanan Ketaatan Terhadap Audit Judegment Auditor di Badan Pemeriksa Keuangan Makassar. http://jurnal. fe. umi. ac. id/index. php/PARADOKS/article/view/1002/707, 4(3), 740-756. http://repository.umi.ac.id/1063/1/1002-Article%20Text-4037-1-10-20211209.pdf
Wahyudi, N. F., & Norsita, M. (2025). Pengaruh Locus Of Control, Independensi dan Profesionalisme Terhadap Kinerja Auditor Internal. Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, 13(2), 286-294.
Wulandari, R., Suryanto, T., & Handayani, R. (2017). Konflik peran, stres kerja, dan kinerja auditor. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 5(1), 67–80.
Yuhan, E. (2022). Pengaruh Due Professional Care, Independensi, Pengalaman Auditor dan Kompetensi Auditor terhadap Kualitas Audit dengan Locus of Control Internal sebagai Variabel Moderasi. Parsimonia-Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 9(2), 1-19.
Yustiarti, F. (2016). Pengaruh konflik peran terhadap stres dan kinerja karyawan. Jurnal Psikologi, 14(1), 25–36.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 https://jurnal.fe.umi.ac.id/index.php/CSEJ/index

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




