Pemahaman Literasi Teknologi Dikalangan Nelayan

Studi Kasus di desa Pompengan Kec. Lamasi Timur

Authors

  • Nurman Faur Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
  • Suriyanti Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
  • Imaduddin Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56750/gvzk0r75

Keywords:

Literasi Teknologi, Nelayan

Abstract

Pemahaman literasi teknologi di kalangan nelayan merupakan isu yang penting dalam konteks perkembangan teknologi yang pesat di berbagai sektor, termasuk sektor perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali tingkat pemahaman literasi teknologi di kalangan nelayan, serta faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman tersebut. Penelitian ini dilakukan di daerah pesisir Desa Pompengan Pantai dengan melibatkan sejumlah nelayan sebagai responden. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teknologi di kalangan nelayan bervariasi, dengan sebagian besar nelayan memiliki pemahaman yang terbatas terhadap teknologi informasi dan komunikasi, meskipun mereka sudah memanfaatkan beberapa perangkat teknologi dalam kegiatan perikanan mereka. Faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman ini antara lain pendidikan, akses terhadap teknologi, dan tingkat penerimaan terhadap teknologi baru. Penelitian ini juga mengidentifikasi peran penting teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas nelayan, meskipun tantangan dalam hal pelatihan dan aksesibilitas teknologi masih perlu diatasi. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar upaya peningkatan literasi teknologi di kalangan nelayan dilakukan melalui program pelatihan yang terstruktur, serta pemberian akses yang lebih luas terhadap teknologi yang relevan dengan kebutuhan mereka.

References

John Kotter (1996- 2020) dalam buku “Leading Change” Model ini dirancang untuk membantu organisasi mengelola perubahan secara efektif dan berkelanjutan.

Sugiyono (2022) dalam buku “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D karya Prof. Dr. Sugiyono

Anderson & Krathwohl (2023) dalam "A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives."

Bryman (2021), dalam buku "Social Research Methods" edisi keenam yang diterbitkan pada tahun 2021

Siti Fatihaturrahmah (2024) dalam jurnal “Pemberdayaan Desa Nelayan Melalui Literasi Ekonomi Digital untuk Mendukung Ekonomi Produktif Masyarakat Pulau Arar”

Buckland, L. (2021), Dalam “Unified Theory of Adoption and Use of Technology (UTAUT) dan TTF”

M. Muryono (2023) dalam jurnal "Digital Marketing of UMKM Tugu Hydroponics through Social Media in Tugu Village, Sliyeg Sub-District, Indramayu District 2023"

Bandura (2020) dalam karya (Social Learning Theory) dan Teori Kognitif Sosial (Social Cognitive Theory)

Norman K. Denzin (2021) dalam artikel "Denzin's Paradigm Shift: Revisiting Triangulation in Qualitative Research"

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Pemahaman Literasi Teknologi Dikalangan Nelayan: Studi Kasus di desa Pompengan Kec. Lamasi Timur. (2025). Center of Economic Students Journal, 8(2), 1037-1044. https://doi.org/10.56750/gvzk0r75