Pengaruh Stres Kerja dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Mandala Multi Finance di Kabupaten Bulukumba

Authors

  • Sri Pebri Yulisa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
  • Wahidah Amra Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
  • St. Rahmi Razak Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56750/gnd8h791

Keywords:

Stress Kerja, Kompensasi, Kinerja

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada PT Mandala Multi Finance di Kabupaten Bulukumba dengan tujuan menganalisis pengaruh stres kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Stres kerja dan kompensasi berperan sebagai variabel independen, sedangkan kinerja karyawan sebagai variabel dependen. Sampel penelitian berjumlah 23 responden, yang ditentukan menggunakan metode sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, sedangkan pengolahan dan analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti semakin tinggi tingkat stres kerja, maka kinerja karyawan cenderung menurun, dan sebaliknya. Selain itu, kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang menunjukkan bahwa peningkatan kompensasi dapat mendorong peningkatan kinerja karyawan, sementara penurunan kompensasi berpotensi menurunkan kinerja karyawan.

References

Anoraga, P. (2011). Psikologi kerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Anoki, H. D. (2010). Pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan PT. Slamet Langgeng Purbalingga dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening (Skripsi). Universitas Diponegoro, Semarang.

Ardana, I. K. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Graha Ilmu.

Arep, I., & Tanjung, H. (2002). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Penerbit Universitas Trisakti.

Arifin, Z. (2013). Evaluasi pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Azzaniar, Q. (2011). Hubungan prokrastinasi dan stres kerja pada pegawai negeri sipil (Tugas akhir). Universitas Sumatera Utara, Medan.

Bohlander, G., & Snell, S. (2010). Principles of human resource management (15th ed.). Mason, OH: South-Western Cengage Learning.

Dessler, G. (2010). Manajemen sumber daya manusia (Edisi ke-10). Jakarta: PT Indeks.

Devianty, E. (2020). Pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan (Studi pada UD Rasma Indah di Kabupaten Pinrang) (Skripsi). Universitas Muslim Indonesia, Makassar.

Dewi, R. K. (2014). Pengaruh stres kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan (Studi pada PT Unggul Jaya Blora) (Skripsi). Universitas Diponegoro, Semarang.

Gaffar, H. (2012). Pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Bank Mandiri Wilayah X Makassar (Skripsi). Makassar.

Ghozali, I. (2012). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23 (Edisi ke-8). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Handoko, T. H. (2010). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Yogyakarta: BPFE.

Hasibuan, M. S. P. (2008). Manajemen dasar, pengertian, dan masalah. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hasibuan, M. S. P. (2009). Manajemen dasar, pengertian, dan masalah. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hasibuan, M. S. P. (2013). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). Jakarta: PT Bumi Aksara.

Istiana, H. C. (2017). Pengaruh kompensasi, motivasi, dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi. Jurnal Manajemen, Universitas PGRI Yogyakarta.

Mahesa, D. (2010). Analisis pengaruh motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan dengan lama kerja sebagai variabel moderating (Studi pada PT Coca Cola Amatil Indonesia) (Skripsi). Universitas Diponegoro, Semarang.

Mangkunegara, A. P. (2001). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mangkunegara, A. P. (2005). Evaluasi kinerja sumber daya manusia. Bandung: Refika Aditama.

Mangkunegara, A. P. (2011). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia. Bandung: Refika Aditama.

Mangkunegara, A. P. (2012). Evaluasi kinerja sumber daya manusia. Bandung: Refika Aditama.

Marwansyah. (2010). Manajemen sumber daya manusia. Bandung: Alfabeta.

Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2011). Human resource management (10th ed.). Jakarta: Salemba Empat.

Muthia, A. (2012). Pengaruh stres kerja, iklim organisasi, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan (Tesis). Universitas Terbuka, Jakarta.

Nuraini, T. (2013). Manajemen sumber daya manusia. Pekanbaru: Yayasan Aini Syam.

Prawirosentono, S. (2012). Manajemen sumber daya manusia: Kebijakan kinerja karyawan. Yogyakarta: BPFE.

Priansa, D. J. (2014). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia. Bandung: Alfabeta.

Robbins, S. P. (2006). Perilaku organisasi. Jakarta: PT Indeks.

Samsudin, S. (2010). Manajemen sumber daya manusia strategik (Edisi ke-2). Jakarta: Ghalia Indonesia.

Siregar, A. (2009). Perilaku stres kerja mempengaruhi kinerja karyawan PT Sucofindo Medan. Jurnal Manajemen Bisnis, 2(1), 1–12.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian bisnis. Bandung: Alfabeta.

Suwanto, & Priansa, D. J. (2011). Manajemen sumber daya manusia dalam organisasi publik dan bisnis. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2022-03-31

How to Cite

Pengaruh Stres Kerja dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Mandala Multi Finance di Kabupaten Bulukumba. (2022). Center of Economic Students Journal, 5(1), 220-227. https://doi.org/10.56750/gnd8h791