Pengaruh Penggunaan Dana Desa Terhadap Indikator Ketahanan Sosial, Ekonomi dan Ekologi Desa Tertinggal Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba

  • Alifia Octavia A. Gani Magister Ilmu Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia
  • Achmad Gani Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
  • Muhammad Arief Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Penggunaan dana Desa, Ketahanan Sosial, Ketahanan Ekonomi, Ketahanan Ekologi

Abstract

Untuk mendukung pembangunan di desa, pemerintah telah menyalurkan dana desa kepada pemerintahan desa. Dana desa tersebut telah disalurkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Setelah disalurkan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) bertugas mengawal prioritas penggunaan dana desa agar sesuai dengan Peraturan Menteri yang telah ditetapkan. Penggunaan dana desa untuk pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat desa, sehingga ketahanan sosial, ekonomi dan ekologi masyarakat desa semakin baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi penggunaan dana desa dan pengaruhnya terhadap ketahanan sosial, ekonomi dan ekologi desa tertinggal di Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah desa-desa tertinggal di Kecamatan Bulukumpa Kab. Bulukumba Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sumber data berasal dari data primer dan sekunder dan metode analisis data mennggunakan analisis kualitatif dan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan dana desa di desa-desa tertinggal sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan prioritas pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa penggunaan dana desa berkontribusi positif terhadap ketahanan sosial, ekonomi dan ekologi desa. Kesepuluh desa tertinggal di Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba saat ini statusnya sudah meningkat menjadi desa berkembang dan maju.

References

Adisasmita, Rahardjo. 2006. Pembangunan Pedesaan Dan Perkotaan. Graha Ilmu:Yogyakarta
Amanulloh Naeni, dkk. 2016. Modul Pelatihan Pratugas Pendamping Desa (Kompetensi Umum). Jakarta Selatan: Kementerian Desa, Pembangunan DaerahTertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Azwardi dan Sukanto. 2014. Efektifitas Alokasi Dana Desa (ADD), (online), Vol 12, No. 1 (http://eprints.unsri.ac.id/4687/2/JURNAL_3-Azwardi_%26_Sukanto.pdf, diakses 12 Juni 2014)
Bintaro, R. 1989. Interaksi Desa–Kota dan Permasalahannya. Jakarta: Ghalia Indonesia
BPKP. 2015. Membangun Good Governance Menuju Clean Government, (Online) Warta Pengawasan Vol. XXII/ Edisi HUT Ke-70 RI/2015, ISSN: 0854-0519, (www.bpkp.go.id., diakses 17 November 2016).
Bungin, Burhan. 2011. Metode Penelitian Kualitatif. PT. Raja Grafindo, Jakarta
Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa. 2016. Kebijakan Pengelolaan Keuangan Desa Berdasarkan Permendagri No. 113 Tahun 2014, (Online) (www.djpk.kemenkeu.go.id.,diakses 7 Desember 2016).
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. 2015. Pokok-pokok Kebijakan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016.(Online) (www.djpk.kemenkeu.go.id., diakses 7Desember 2016).
Direktorat Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. 2019. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Indeks Desa MembangunTahun 2019. 18 Maret 2019.
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan RI. (2015). Kebijakan Dana Desa TA 2016. 7 Desember 2016.www.djpk.kemenkeu.go.id.
Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. 2014. Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014
Firdaus, M. Azis. 2012. Metode Penelitian. Jelajah Nusa, Tangerang Selatan
Hamidi, Hanibal. 2015. Indeks Desa Membangun 2015. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Jakarta Selatan.
Hehamahua, Hayati. (2015). Impact Analysis of the Village Fund Allocation (ADD) Toward Economic Community (Case Study on the Rural District of Namlea Siahoni), Buru Regency. Journal of Social and DevelopmentSciences Vol. 6 No. 3 pp 15-23 ISSN 2221-1152.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2016). Transparansi Informasi Kebijakan Fiskal. Media Keuangan Vol. XI/ No. 107/ Agustus 2016. 17 November 2016. www.kemenkeu.go.id.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2016). Kebijakan Pengalokasian dan Penyaluran Dana Desa Tahun 2017. Workshop Penyusunan RancanganPeraturan Kepala Daerah mengenai Tata Cara Perhitungan Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa TA 2017, Jakarta. www.kemenkeu.go.id
Kurniawan, Benny. 2012. Metodologi Penelitian. Jelajah Nusa, Tangerang
Kurniawan, Borni. 2015. Desa Mandiri, Desa Membangun. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia, Jakarta Pusat
Moleong, Lexy J. 2012. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakary.
Subagyo, Joko. 2011. Metode Penelitian Dalam Teori dan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Republik Indonesia (2005). Peraturan Pemerintah No. 72 Tentang Desa. Jakarta.
Republik Indonesia. (2006). Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 13 TentangPengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta.
Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 113 TentangPengelolaan Keuangan Desa. Jakarta.
Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah No. 60 Tentang Dana Desayang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Jakarta.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa.Jakarta.
Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Desa, Pembangunan DaerahTertinggal, dan Transmigrasi No. 22 Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017. Jakarta.
Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.49/PMK.07/2016 Tentang Tata Cara Pengalokasian, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluas Dana Desa. Jakarta.
Riyanto dan Junaedy. 2017. Implikasi Penggunaan Dana Desa Terhadap Ketahanan Sosial Ekonomi dan Ekologi Desa Tertinggal Di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Saintech Politeknik Indonesia Surakarta. 4(2): 4-6.
Widi, Restu Kartiko. 2010. Asas Metodologi Penelitian Sebuah Pengenalan dan Penuntun Langkah demi Langkah Pelaksanaan Penelitian. Yogyakarta: Graha Ilmu
Widjaja, HAW. 2003. Pemerintahan Desa/Marga. PT. Raja Grafindo Persada.Jakarta.
Published
2020-01-06
How to Cite
A. Gani, A. O., Gani, A., & Arief, M. (2020). Pengaruh Penggunaan Dana Desa Terhadap Indikator Ketahanan Sosial, Ekonomi dan Ekologi Desa Tertinggal Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba. PARADOKS : Jurnal Ilmu Ekonomi, 3(1), 78 - 88. Retrieved from https://jurnal.fe.umi.ac.id/index.php/PARADOKS/article/view/424
Section
Articles