Pembuatan Minuman Cokelat Jahe Untuk Menambah Pendapatan Kelompok Tani Parangsilibbo Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng

  • Aryati Arfah Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Inovasi, Pelatihan jahe coklat, Pemasaran

Abstract

Program PKM yang akan dikembangkan adalah Pembuatan Minuman Cokelat JaheĀ  dalam bentuk serbuk /bubuk. Minuman Cokelat Jahe ini diolah dari bahan baku jahe, gula pasir dan bubuk kakao/cokelat. Jahe merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan mudah diperoleh.Kabupaten Bantaeng termasuk penghasil jahe yang cukup potensial. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program kegiatan PKM ini adalah pemberian pelatihan Ipteks kepada kelompok tani adalah metode pelatihan partisipatif, yaitu melibatkan sebanyak mungkin peran serta mitra dalam kegiatan ceramah, diskusi, dan praktek yang menghasilkan produk juga mentransfer inovasi pada anggota kelompok mitra (kelompok tani) untuk menambah pengetahuan sehingga terjadi perubahan kognitif.

References

Andini, R. D., 2008, Efek Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinaleRoscoe.) SecaraIn Vitroterhadap Relaksasi Jaringan Otot Polos Trakhea Terpisah Marmut (Cavia porcellus) yang Diinduksi oleh Histamin, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.
Anonim, Jahe. https://id.wikipedia.org/wiki/Jahe. diakses 12-3-2018
Anonim, 2004, Sehat dengan Ramuan Tradisional: Khasiat dan Manfaat Jahe Merah si Rimpang Ajaib, Agromedia Pustaka, Jakarta Selatan.
Duma, N.2011. Pengembangan Minuman Cokelat Jahe. Laporan Penelitian Balai Besar Industri Hasil Perkebunan Makassar. Kementerian Perindustrian
Pramukti, A. LITERASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DANA DESA PADA DESA SANROBONE KABUPATEN TAKALAR. Buletin Udayana Mengabdi, 18(3).
Published
2019-09-15
Section
Articles