Pengaruh Partisipasi Anggaran dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Manajerial Yang Dimoderasi oleh Locus Of Control pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan

  • Rima Amriani Arifuddin Magister Akuntansi, Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia
  • Mursalim Mursalim Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
  • Muhammad Suun Magister Akuntansi, Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Kesadaran membayar pajak, Pemahaman tentang peraturan perpajakan, Wajib Pajak orang pribadi

Abstract

Kemauan membayar pajak merupakan hal terpenting dalam penarikan pajak. Kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang self assesment system akan memudahkan pelaksanaan sistem perpajakan. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh bukti empiris mengenai faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas yang berada dibawah KPP Pratama kota Madiun. Teknik pengambilan sampel menggunakan convinience sampling yaitu pengambilan sampel yang paling mudah dijangkau dan didapatkan peneliti. Sampel penelitian sebanyak 36 Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di KPP Pratama Kota Madiun. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan  (1) kesadaran membayar pajak memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,039, berarti berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak, (2) pengetahuan akan peraturan perpajakan memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,355, berarti tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak, (3) pemahaman tentang peraturan perpajakan memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,501, berarti tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak, (4) efektivitas sistem perpajakan memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,361,berarti tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak, (5) kualitas layanan terhadap wajib pajak dengan tigkat signifikansi 0,508, berarti tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak.

References

Alimbudiono, Ria Sandra dan Fidelis Arastyo Andono. 2004. Kesiapan Sumber Daya Manusia Sub Bagian Akuntansi Pemerintah Daerah “XYZ” dan Kaitannya Dengan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kepada Masyarakat: Renungan Bagi Akuntan Pendidik. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik. Vol. 05 No. 02. Hal. 18–30.
Baridwan, Zaki, 2000. Sistem Akuntansi Penyusutan Prosedur dan Metode, Fakultas Ekonomi, UGM, Yogyakarta
Bustamam, Ridwan Ibrahim dan Dedy Saputra. 2015. Analisis Penyajian Laporan Keuangan Syariah pada Baitul Mal Provinsi Aceh. Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis Vol. 2 No.1 Maret.
A. Laudon, Kenneth Dan P. Laudon, Jane. 2005. Sistem Informasi Manajemen Mengelola Perusahaan Digital. Edisi 8. Yogyakarta : Andi
Duwi Priyanto. Imam Ghozali. 2012. Mandiri belajar analisis data dengan SPSS. Yogyakarta : Penerbit Mediakom
Ezra Paula Mentu, Jullie J.Sondakh. 2016. Penyajian Laporan Keuangan Sesuai Peraturan Pemerintah No. 71 Tentang Standar Akuntansi Pemerintah pada Dinas Pendapatan Daerah dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal EMBA Vol.14 No.1 Maret.
Faristina Rosalin. 2011. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keandalan dan Timeliness Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum, Studi pada BLU di Kota Semarang. Jurnal Fakultas Ekonomi. Universitas Diponegoro. Semarang.
Fitria Novita Ningtyas, Agus T.Poputra dan Robert Lambey. 2015. Evaluasi Penerapan PP no. 71 tahun 2010 Pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Utara.
Hartono, jogiyanto. 2014. Metodologi Penelitian Bisnis (salah kaprah dan pengalaman-pengalaman). Yogyakarta: BPFE.
Hevesi, G. Alan. 2005. Standards for Internal Control in New York State Government. www.osc.state.ny.us. diakses tanggal 2 Januari 2016.
Ihwan Kema. 2013. Penyajian Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Pemeritahan pada Pemerintah Kota Manado. Jurnal EMBA Vol.1 No.3 September.
Imam Ghozali. 2015. Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Semarang : Penerbit Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Jensen, M.C., dan Meckling, W.H. (1976), “Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Cost, and Ownership Structure”. Journal of Financial Economic, 3, 305-360.
Kuncoro, Mudrajad, 2011. Metode Kuantitatif: Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi, Edisi Keempat, Yogyakarta : Penerbit UPP STIM YKPM.
Mardiasmo, 2010. Akuntansi Sektor Publik. Edisi Pertama. Penerbit Andi Yogyakarta.
Mardiasmo, 2015. “Perwujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Good Governance”. Jurnal Akuntansi Pemerintah, Vol. 2 No. 1, Hal. 1-17.
M. Dimas Satrio, Indrawati Yuhertiana, Ardi Hamzah. 2016. Implementasi Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual di Kabupaten Jombang. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 18, No.1, Mei.
Nordiawan, Deddi. 2008. Akuntansi Pemerintahan. Jakarta : Salemba Empat.
Pagalung, Gagaring. 2008. Agency Theory dalam Pemerintahan Daerah.http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=54335.
Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta. Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2005 Tentang Standar Akuntansi Pemerintah. Jakarta. Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah No. 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. 2006. Jakarta. Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. 2010. Jakarta. Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
Permendagri No. 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta
Published
2019-10-31
Section
Articles