PENGARUH PENGALAMAN, INDEPENDENSI DAN SKEPTISME PROFESIONAL AUDITOR TERHADAP PENDETEKSIAN FRAUD

  • Rifqa Ayu Dasila Universitas Muslim Indonesia
  • Hajering Hajering Universitas Muslim Indonesia
Keywords: experince, independence, professional auditor skepticism, fraud detection

Abstract

This study aims to examine the influence of auditor experience, independence and professional auditor skepticism on Fraud detection . This research was conducted at inspectorate office in South Sulawesi Province, where auditors as sample in research. Sampling using simple random sampling, with respondent sample 35. The type of data used in this study is the primary data. Data was collected by using questioner. The data analysis technique used multiple regression by using SPSS program. The result of the research shows that the Aauditor experience,  independence and professional auditor skepticism has positive and significantly influence to fraud detection.

References

Anggriawan Eko Ferry. (2014). Pengaruh pengalaman kerja, skeptisme profesional dan tekanan waktu terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud (studi empiris pada kantor akuntan publik di diy). Jurnal nominal. volume iii nomor 2
Asih, D. A. T. (2006). Pengaruh Pengalaman Terhadap Peningkatan Keahlian Auditor Dalam Bidang Auditing. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.
Arfan Ikhsan Lubis. (2010). Akuntansi Keperilakuan Edisi 2. Jakarta : Salemba Empat
Arens, Alvin A.et.al. 2010. Auditing and Assurance Services: An Integrated Approach Thiteent Edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Arum, E. D. P. (2008). Pengaruh Persuasi atas preferensi klien dan pengalaman audit terhadap pertimbangan auditor dalam mengevaluasi bukti audit. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 5(2), 156-181.
Cressey, D. R. (1953). Other people's money; a study of the social psychology of embezzlement.
Darmastuti, D., & Setyaningrum, D. (2010). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan belanja bantuan sosial pada laporan keuangan pemerintah daerah pada tahun 2009. Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin.
Darwati, Yuli. (2015). Keterlambatan Mahasiswa Dalam Studi Ditinjau Dari Teori Atribusi Dari Weiner (Upaya Mencari Solusi atas Keterlambatan Mahasiswa dalam Studi di Prodi Psikologi Islam STAIN Kediri). Universum.Vol. 9 No.1.
Diany, Y. A., & Ratmono, D. (2014). Determinan kecurangan laporan keuangan: pengujian teori fraud triangle (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
Faradina Haura. (2016). Pengaruh beban kerja, pengalaman audit dan tipe kepribadian terhadap skeptisme profesional dan kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan (studi empiris pada kap di kota medan, padang dan pekanbaru). JOM Fekon, Vol.3 No.1.
Fullerton, R., & Durtschi, C. (2004). The effect of professional skepticism on the fraud detection skills of internal auditors.
Ghozali, Imam. (2009). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Vol.100-125.
Thorndyke, PW, & Hayes-Roth, B. (1979). Penggunaan skema dalam akuisisi dan transfer pengetahuan. Psikologi Kognitif , 11 (1), 82-106.
Heider, Fritz. (1958). The Psychology of Interpersonal Relations, New York: Wiley.
Herman, Edy. (2009). Pengaruh Pengalaman dan Skeptisme Profesional Auditor Terhadap Pendeteksian Kecurangan, Universitas Islam Negeri, Jakarta.
Ikhsan,et.al. 2005. Akuntansi Keprilakuaan, Salemba Empa, Jakarta
Ivancevich, John M.Dkk. (2007). Perilaku dan Manajemen Organisasi. Erlangga,Jakarta.
Lee, JK, & Jeong, MW (1995). Sistem perencanaan audit cerdas untuk banyak auditor: IAPS. Sistem Pakar dengan Aplikasi , 9 (4), 579-589.
Matondang, J. (2010). Pengaruh Pengalaman Audit, Independensi, dan Keahlian Profesional terhadap Pencegahan dan Pendeteksian Kecurangan Penyajian Laporan Keuangan. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Mui, G. Y. (2010). Auditor expert performance in fraud detection: The case of internal auditors.
Mulyadi, (2002). Auditing, Edisi keenam, Cetakan pertama , Jakarta: Salemba Empat.
Murphy, G. L., & Wright, J. C. (1984). Changes in conceptual structure with expertise: Differences between real-world experts and novices. Journal of Experimental Psychology: Learning, Memory, and Cognition, 10(1), 144.
Najah, A. F. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi fraud: persepsi pegawai Dinas Provinsi DIY. Accounting Analysis Journal, 2(3).
Noviyanti Suzy. (2008).Skeptisme profesional auditor dalam mendeteksi kecurangan. Jurnal Vol. 5, No. I, hal. 102-125.
Noviyani, Putri., dan Bandi. (2002). Pengaruh Pengalaman dan Pelatihan Terhadap Struktur Pengetahuan Auditor Tentang Kekeliruan.
Putri, T. M., & Cahyonowati, N. (2014). Pengaruh Auditor Tenure, Ukuran Kantor Akuntan Publik, dan Ukuran Perusahaan Klien Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2010-2012) (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).
Simanjuntak, Payama J. (2005). Manajemen dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: FE Universitas Indonesia.
Romadhoni, S. Pengaruh pemberian sertifikasi qualified internal auditor (QIA) dan pengalaman kerja auditor internal terhadap kemampuan dalam mendeteksi fraud (studi empiris pada Perusahaan di Jakarta).
Subagiyo Lilik. (2006). pengalaman dan tanggung jawab auditor sebagai dasar mendeteksi kekeliruan dan kecurangan. Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi Surakarta.
Sucipto, A. (2007). Analisis pengaruh pengetahuan dan pengalaman terhadap kemampuan akuntan pemeriksa dalam mendeteksi kekeliruan pada kantor akuntan publik di Surabaya (Doctoral dissertation, Petra Christian University).
Sukirman dan Maylia Pramono Sari. (2013). Model Deteksi Kecurangan berbasis Fraud Triangle (Studi Kasus Pada Perusahaan Publik di Indonesia), Jurnal Akuntansi dan Auditing, Volume 9. No.2.
Sukriah, Ika, dkk. (2009). Jurnal. “Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, Objektivitas, Integritas, dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan”. Simposium Nasional Akuntansi XII, Palembang.
Suprajadi, L. (2009). Teori Kecurangan, Fraud Awareness dan Metodologi untuk Mendeteksi Kecurangan Pelaporan Keuangan. Bina Ekonomi, 13(2).
Tirta, R., & Sholihin, M. (2004). The Effects of Experience and Task–Specific Knowledge on Auditors’ Performance in Assessing A Fraud Case. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 8(1).
Tuanakotta, Theodorus M. (2013). Audit Berbasis ISA (International Standards on Auditing). Jakarta: Salemba Empat.
Waluyo dan Winantyadi. (2008). Pengaruh Pengalaman, Keahlian, Situasi Audit dan Etika terhadap Skeptisisme Profesional Auditor. Jurnal Nominal Vo.3 No.1
Wiguna Floreta. 2015. pengaruh skeptisisme profesional dan independensi auditor terhadap pendeteksian kecurangan (survei pada auditor kap di malang). e-Proceeding of Management : Vol.2, No.1
Wind, Ajeng. (2014). Forensic Accounting. Jakarta: Dunia Cerdas.
Yunintasari, H. S. (2010). Pengaruh indepensi dan profesionalisme auditor internal dalam upaya mencegah dan mendeteksi terjadinya fraud.
Zulkarnaen, E. I., & Mahmud, A. (2013). Pengaruh good corporate governance terhadap luas pengungkapan intellectual capital. Jurnal Dinamika Akuntansi, 5(1).
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2017/01/31/indeks-persepsi-korupsi-indonesiaperingkat-4-di-asean
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/02/22/indeks-persepsi-korupsi-indonesia-jalanditempat
Published
2019-02-03
Section
Articles