Diversifikasi Pengolahan Produk Gula Aren Pada Kelompok Pengrajin Gula Aren di Desa Borisallo Gowa

  • Zainuddin Rahman Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
  • Syamsu Nujum Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Kelompok, Pengrajin Gula, Diversifikasi, Produksi, Pendapatan

Abstract

Kelompok pengrajin Gula Aren Desa Borisallo merupakan sala satu kelompok penghasil gula yang ada di Kecamatan Tinggi Mocong Kabupaten Gowa dengan Jumlah anggota 20 orang. Potensi bahan baku gula aren yang bersumber dari air nira yang cukup besar untuk dikembangkan ke depan, mengingat wilayah ini potensi tanaman pohon aren yang sangat memadai, Pelaksanaan pengabdian masyarakan dalam bentuk Program kemitraan kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan selama delapan bulan dimulai dari bulan Maret dan berakhir pada bulan oktober Tahun 2020. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM adalah metode pelatihan dan pendampingan kepada mitra berkaitan dengan proses produksi, branding, kemasan dan pemasaran untuk mengubah proses produksi kelompok dari cara tradisiona menjadi lebih maju dengan menerpkan inovasi dalam gula dalam bentuk gul cair, gula semut dan cetak gula dengan metode yang baru. Melalui kegiatan pengabdian Masyarakan dapat membantu Mitra untuk memfasilitasi melalui bimbingan dan pelatihan kewirausahaan, sehingga dapat menghasilkan varian gula melalui diversifikasi produk, kemasan dan branding sehingga meningkatkan nilai tambah dan penigkatan pendapatan kelompok

References

A. Lay dan Steivie Karouw. 2006. Agroindustri Gula Semut Aren dengan Model Hariang di Propinsi Banten Buletin Palma No. 31, Desember 2006
Denok Setia Pratiwi, dkk (2014). Studi Komparatif Usaha Sale Pisang dengan Kripik Pisang di Kabupaten Grobongan. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.
Doah Dekok Tarigans. 205. Diversifikasi Usahatani Kelapa Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Pendapatan Petani. Prospektif Volume 4 Nomor 2, Desember 2005 : 71 - 78
Kuncoro, M. 2002. Analisis Spasial dan Regional: Studi Aglomerasi dan Kluster Industri Indonesia. Yogyakarta: UPP-AMP YKPN.
Lili Purnama Sari. 2019. Strategi Pengembangan Usaha Gula Merah Nira Kelapa Sawit (Elaeisguineensisjacq) (Studi Kasus : Desa Melati Ii Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai). Fakultas Pertanian Universitasmuhammadiyah Sumatera Utara Medan 2019
Mohammad Natsir, Dahlan Lama Bawa. 2016. Ibm Kelompok usaha gula aren di sekitar kawasan hutankabupaten gowa. Majalah Aplikasi Ipteks NGAYAH Volume 7, Nomor2,Desember 2016 ISSN : 2087-118X
Nur Afni Evalia. 2015. Strategi Pengembangan Agroindustri Gula Semut Aren. Tersedia online http://journal.ipb.ac.id/index.php/jmagr Nomor DOI: 10.17358/JMA.12.1.57
Noer Soetrisno. 2002. Pengembangan UKM, Ekonomi Rakyat Dan Penanggulangan Kemiskinan. Jakarta.
Oesman Raliby. 2015. Inovasi Teknologi Melalui Diversifikasi Produk Gula Kelapa Industri Rumahan Menuju Usaha Kecil Dinamis (Small Dynamic Enterprise) Seminar Nasional IENACO – 2015 ISSN: 2337 – 4349
Raymond A. Noe. 1994. Employee Training and DevelopmentShujiro Urata Ph.D. 2000. Policy Recommendation for SME Promotion in the Republic of Indonesia, JICA Senior Advisor to Coordination Minister of Economy, Finance and Industri. Jakarta.
Sumardjo, 2004, Teori dan Praktik Kemitraan Agribisnis. Penerbit Penebar Swadaya, Jakarta.
Tambunan, T. 1999. Perkembangan Industri Skala Kecil Di Indonesia. Jakarta: PT. Mutiara Sumber Widya.
Tarsis Tarmudji. 1996. Prinsip-prinsip Wirausaha. Yogyakarta: Liberty.
Toha, M t.th. 1997. Permasalahan Industri Kecil Kotamadya Yogyakarta. Yogyakarta : IKIP Irats.
Rahmad Saleh. (2015). Analisis Pendapatan Kripik Pisang Pada Industri Rumah Tangga Dfie di Palu. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
Rahman, Zainuddin. (2017). Pengabdian Pada Masyarakat Program IbM bagi Guru, dan Siswa Pasantren Bonto Kasi Kecamatan ParangloE Kabupaten Gowa.
Published
2020-12-30
Section
Articles