ANALISIS POTENSI WILAYAH DALAM PEMANFAATAN BONUS DEMOGRAFI DI KABUPATEN GORONTALO

  • Syamsul Syamsul Universitas Ichsan Gorontalo
  • Syaiful Pakaya Universitas Ichsan Gorontalo
Keywords: potensi wilayah, bonus demografi

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah tersedianya data potensi wilayah di Kabupaten Gorontalo dan untuk membuktikan potensi wilayah dapat dijadikan dasar dalam pemanfaatan bonus demografi di Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode analisis kombinasi (mixed method) yang terdiri dari analisis data kuantiatif yaitu menggunakan alat analisis Locationt Quotient (LQ) dan Shift Share, dan analisis data kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Gorontalo dengan menggunakan data time series dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2016. Sumber data utama yang digunakan adalah PDRB ADHK Tahun 2010 penduduk umur 15 tahun yang bekerja berdasarkan lapangan usaha dan data penduduk tidak produktif (0-14 dan 65 tahun ke atas) dan produktif (15-64 tahun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 (delapan) sektor lapangan usaha yang menjadi basis ekonomi di Kabupaten Gorontalo. Dari 8 (delapan) sektor basis hanya terdapat 4 (empat) sektor lapangan usaha yang memiliki keunggulan kompetitif yang dapat dijadikan peluang dalam pemanfaatan bonus demografi melalui penyerapan tenaga kerja

References

Badan Pusat Statistik, 2012-2017. Kabupaten Gorontalo dalam angka. Diakses dari http://gorontalokab.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik, 2012-2017. Provinsi Gorontalo dalam angka. Diakses dari http://gorontalo.bps.go.id.

Badri, Juarsa. 2015. Analisis Potensi Dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Solok. Jurnal IPTEKS Terapan. Research of Applied Science and Education V8.i 4 (222-234). ISSN: 1979-9292. E-ISSN: 2460-5611

Bakri, Bala, syamsul. 2016. Strategi Pemanfaatan Bonus Demografi Berbasis Potensi Wilayah di Provinsi Gorontalo. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan Jakarta.

BAPPENAS, BPS, UNPF. 2013. Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035. Jakarta, diakses dari www.bappenas.go.id.

Konadi, Win, dkk. 2011. Bonus Demografi Modal Membangun Bangsa yang Sehat dan Bermartabat. Majalah Ilmiah Unimus. Informasi Komunikasi dan Pengkajian Iptek. ISSN: 2085- Volume 2 Nomor 6, Februari.

Decentralization Support Facility. 2011. Indonesia’s Intergovernmental Transfer; Respons on Future Demographic and Urbanization Shifts. www.dsfindonesia.org. Volume 1 number 68455

Mantra, Ida Bagus. 2003.Demografi Umum. Edisi ke-2. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Noor, Munawar. 2015. Kebijakan Pembangunan Kependudukan Dan Bonus Demografi. Vol 4, No 1. Serat Acitya – Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang.

Portal Nasional Republik Indonesia. 2009. BKKBN: Indonesia Mendapat Bonus Demografi pada 2020, Senin, 29 Juni 2009. Diakses dari www.indonesia.go.id

Rosyetti. 2009. Studi keterkaitan Pertumbuhan Penduduk Dengan Pembangunan Ekonomi Dikabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Ekonomi Volume 17, Nomor 2 Agustus.

Sutikno, Maryunani. 2007. Analisis Potensi Dan Daya Saing Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan Satuan Wilayah Pengembangan (SWP) Kabupaten Malang. Journal of Indonesian Applied Economic, Vol.1 No.1 Oktober 2007, 1-17.

Todaro, Michael P. 2003. Pembangunan Ekonomi Di Dunia Ketiga. Alih Bahasa:Aminuddin dan Drs.Mursid. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Yusmarni, 2016. Analisis Bonus Demografi Sebagai Kesempatan Dalam Mengoptimalkan Pembangunan Pertanian Di Sumatera Barat. AGRISEP Vol 16 No.1 Maret 2016, ISSN: 1412-8837

Published
2018-09-09