Pengaruh Pengendalian Internal, Moralitas Individu dan Personal Culture Terhadap Kecurangan Akuntansi (Studi Empiris Pada OPD Provinsi Gorontalo)

  • Nur Lazimatul Hilma Sholehah Universitas Ichsan Gorontalo
  • Syamsuri Rahim Universitas Muslim Indonesia
  • Muslim Muslim Universitas Muslim Indonesia https://orcid.org/0000-0002-8942-965X
Keywords: Internal Control, Individual Morality, Personal Culture, Accounting Fraud

Abstract

This research is a quantitative study to examine the effect of internal control, personal culture morality on accounting fraud. The object of this research is the Gorontalo Province Regional Organization (OPD). Sampling using purposive sampling method through survey method. The results of this study indicate that Internal Control has a negative and significant effect on accounting fraud. Individual morality has no significant negative effect on accounting fraud. Personal Culture has no significant positive effect on accounting fraud.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, S., & Halim, A. (2006). Studi atas belanja modal pada anggaran pemerintah daerah dalam hubungannya dengan belanja pemeliharaan dan sumber pendapatan.

Artini, N. L. E. A., Adiputra, I. M. P., SE, S., Herawati, N. T., & AK, S. (2014). Pengaruh Budaya Etis Organisasi dan Efektivitas Pengendalian Internal terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Jembrana. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 2(1).

Aprishella, A. (2014). Pengaruh Keefektifan Pengendalian Internal Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi Pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Istimewa Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Bertens, H. (1993). The postmodern Weltanschauung and its relation to modernism: An introductory survey. A postmodern reader, 25-70

Dewi, G. A. K. R. S. (2017). Pengaruh Moralitas Individu dan Pengendalian Internal Pada Kecurangan Akuntansi (Studi Eksperimen pada Pemerintah Daerah Provinsi Bali). Jurnal Ilmiah Akuntansi, 1(1).

Dede Mariana. 2008. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Perilaku Pejabat Publik : Studi pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jurnal Sosiohumaniora, Vol. 10, No. 3, Hlm. 201-219.

Fauwzi, M., & Yuyetta, E. N. A. (2011). Analisis Pengaruh Keefektifan Pengendalian Internal, Persepsi Kesesuaian Kompensasi, Moralitas Manajemen Terhadap Perilaku Tidak Etis dan Kecenderungan Kecurangan Akuntansi (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).

Gea, A. A. (2010). Pengembangan Culture, Self, and Personality Dalam Diri Manusia. Humaniora, 1(1), 37-48.

Keefer, P., & Khemani, S. (2003). Democracy, public expenditures, and the poor. The World Bank.

Kohlberg, L., & Kramer, R. (1969). Continuities and discontinuities in childhood and adult moral development. Human development, 12(2), 93-120.

Mardiasmo, D., & MBA, A. (2002). Akuntansi Sektor Publik. Yoyakarta: Andi Offiset.

Mariana, D. (2008). Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Perilaku Pejabat Publik: Studi pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sosiohumaniora, 10(3), 1.

Mauro, P. (1998). Corruption and the composition of government expenditure. Journal of Public economics, 69(2), 263-279.

Malayu, H. (2007). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara. Jakarta.

Noviriantini, K., Darmawan, N. A. S., SE, A., Werastuti, D. N. S., & SE, A. (2015). Pengaruh Budaya Etis Organisasi dan Moralitas Aparat Terhadap Kecenderungan Kecurangan (fraud) Akuntansi (Studi Empiris Pada SKPD Kabupaten Jembrana). JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 3(1).

Sawyer, M G, Arney, F M, Baghurst, P A et al. 2000. The Mental Health of Young People in Australia. Australian Government Publishing Service, Canberra.

Simanjuntak, B. H. (2005). Menyongsong era baru akuntansi pemerintahan di indonesia. Jurnal Akuntansi Pemerintah, 1(1), 9-18.

Thoyibatun, Siti., Sudarma, Made., dan Ganis, Eko. 2009. Analisis Pengaruh Kesesuaian SPI dan Sistem Kompensasi terhadap Perilaku Tidak Etis dan Kecenderungan Kecurangan Akuntansi. Makalah disajikan di Seminar Nasional Akuntansi Palembang.

Thoyibatun, S. (2018). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku tidak etis dan kecenderungan kecurangan akuntansi serta akibatnya terhadap kinerja organisasi. Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 16(2), 245-260.

Tunggal, A. W. (2009). Akuntansi Manajemen. Harvindo, Jakarta, 9(77), 1.

Valsiner, J. (2007). Culture in minds and societies: Foundations of cultural psychology. Psychol. Stud.(September 2009), 54, 238-239.

Welton, R. E., J. R. Davis and M. LaGrone. (1994). Promoting the Moral Development of Accounting Graduate Students: An Instructional Design and Assessment. Accounting Education. International Journal. 3(1): 35–50.

Wilopo. 2006. Analisis Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi: Studi pada Perusahaan Publik dan Badan Usaha Milik Negara di Indonesia. Makalah. SNA 9 Padang.

Published
2018-10-01
Section
Artikel